Areal Hollywood Berhias Jelang Penghargaan Piala Oscars ke 92 Tahun 2020
Areal Hollywood Berhias Jelang Penghargaan Piala Oscars ke 92 Tahun 2020 |
- Areal Hollywood Berhias Jelang Penghargaan Piala Oscars ke 92 Tahun 2020
- Wisatawan Tak Khawatir Virus Corona Sambil Nonton Oscars di Hollywood
- Tradisi Menggabungkan Pendidikan Tinggi dan Olahraga di Amerika Serikat Jadi Sorotan
- Perempuan Afrika Selatan Tunda Usia Pernikahan Hingga Umur 32 Keatas
- Pimred LiputanPersada.com, Saldi Saleh Dipenjara Karna Kritik Samahudin
- Yayasan Perguruan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki Lahirkan 110 Cendekiawan Baru
- Mohammad Iqbal Hadiri Puncak Peringatan HPN 2020
- Jokowi Akui Sering Gugup Hadapi Wartawan
- Widya Murad Ismail Ingin Kunjungi Daerah Locus Stunting di Kilmuri, Seram
- Murad Ismail Harap OJK Bersinergi dengan Pemprov Maluku Dalam Wujudkan Stabilitas Ekonomi
| Areal Hollywood Berhias Jelang Penghargaan Piala Oscars ke 92 Tahun 2020 Posted: 08 Feb 2020 01:57 PM PST WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Berbagai persiapan sudah mulai dilakukan di area Dolby Theater, Hollywood, Los Angeles menjelang malam penghargaan Academy Awards ke-92 yang akan berlangsung pada 9 Februari. Oscars tahun ini kembali menuai kontroversi karena minimnya keragaman.Hollywood mulai berhias. Satu ruas jalan Hollywood Boulevard sudah ditutup sejak Senin untuk disulap menjadi area karpet merah. Jalan itu kini diisi dengan tenda yang sangat besar dan panjang, berwarna putih dan bening. Di dalamnya, puluhan orang bekerja dari pagi hingga malam untuk memasang tirai emas, mendirikan beberapa panggung mini, sampai menggelar karpet merah. Karpet merah sepanjang 150-an meter itu nantinya akan dilewati oleh para peraih nominasi Oscars serta banyak selebriti lainnya sebelum mereka memasuki Dolby Theater dimana malam penghargaan akan berlangsung. Dari sembilan film yang masuk nominasi film terbaik Oscar tahun ini, hanya satu film yaitu "Little Women" yang menceritakan tentang perempuan dan dibuat oleh perempuan. Dan dari 20 nominasi akting, hanya satu yang non-kulit putih yaitu Cynthia Erivo bintang "Harriet". Dalam kategori sutradara terbaik, tidak ada satu pun perempuan yang dinominasikan. "Sineas yang lebih beragam berarti sudut pandang yang beragam pula. Ini artinya setiap kali penonton datang ke bioskop, mereka akan menyaksikan cerita yang sama sekali berbeda atau tak terduga. Itu sesuatu yang sangat menarik bagi penonton," kataGreta Gerwig, sutradara "Little Women". Sebanyak 62 perempuan mendapat nominasi Oscar tahun ini, sekitar sepertiga dari total nominasi, termasuk skenario terbaik bagi Greta Gerwig, penyuntingan terbaik untuk Thelma Schoonmaker lewat "The Irishman," dan musik latar terbaik bagi Hildur Guonadottir lewat "Joker." Satu-satunya peraih nominasi kategori akting, Cynthia Erivo, mengatakan masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan. "Belum ada banyak kemajuan dan masih banyak hal yang harus dilakukan. Dan saya pikir kita sekarang harus mulai mengadakan pembicaraan untuk melakukan perubahan nyata." Sepuluh tahun lalu, Kathryn Bigelow menjadi perempuan pertama dan satu-satunya yang memenangkan Academy Award kategori sutradara terbaik lewat "The Hurt Locker." Sejak 2016, Academy of Motion Picture Arts and Sciences, yang para anggotanya memilih pemenang Oscars, telah melipatgandakan jumlah perempuan dan warga non-kulit putih dalam keanggotaannya. Namun, pada 2019 hanya 32 persen dari sekitar 8.000 anggotanya perempuan, dan 16 persen non kulit putih. (VOA) |
| Wisatawan Tak Khawatir Virus Corona Sambil Nonton Oscars di Hollywood Posted: 08 Feb 2020 01:57 PM PST WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Bandara Los Angeles, California setiap tahunnya disambangi 80 juta orang. Banyak dari mereka adalah para wisatawan yang berkunjung ke California untuk menyusuri jalanan Hollywood yang trotoarnya bertabur bintang dan nama artis. Bahkan ancaman virus corona tidak mampu mencegah mereka untuk datang ke sana.Ketika penumpang penerbangan dari Shanghai tiba, para pegawai bandara dan awak media menyambut mereka dengan mengenakan masker penutup wajah. Wisatawan dari belahan dunia lainnya juga menyatu dengan mereka. Virus corona banyak membuat orang ketakutan, tetapi tidak cukup menakutkan bagi mereka yang ingin mengunjungi ibu kota industri film Amerika itu. Enrique dan Harvey adalah wisatawan asal Brasil yang berlibur ke sana. "Cukup menakutkan karena banyak orang mengenakan masker. Kami takut karena kami tidak punya masker…," kataEnrique. "Di Brasil, kami tidak terlalu mengkhawatirkannya, tetapi ketika kami tiba di sini… (suasananya berbeda)," jelas Harvey. Di jalanan Hollywood, jarang ditemui orang yang mengenakan masker. Dr. Muntu Davis dari Badan Kesehatan Kabupaten Los Angeles mengatakan situasi di sana masih terkendali sehingga tidak ada alasan untuk khawatir. "Silakan bersenang-senang! Kembali saya ingatkan agar Anda sering mencuci tangan, terutama sebelum makan. Jangan sentuh hidung, mata dan mulut Anda terlalu sering. Di luar itu semua, nikmatilah (kota ini)! Jika Anda sakit, jangan pergi karena Anda bisa menularkan penyakit," jelasnya. Sebagian besar turis pun tidak tampak terlalu khawatir, seperti Courtney dan Michelle. "Seperti yang biasa Anda lakukan jika terkena flu: cuci tangan, jangan berbagi minuman dengan orang yang tidak Anda kenal… Dan ketika bepergian menggunakan pesawat atau pergi ke tempat-tempat baru, pastikan Anda menjaga jarak (dari orang lain)!," kata Courtney. "Saya tidak takut virus corona. Maksud saya, bisa saja saya tertular, tetapi saya tidak bisa berjalan seharian dengan mengenakan masker. Saya baik-baik saja," tegas Michelle. Meski demikian, ada satu kawasan di Los Angeles yang sepi dari kunjungan wisatawan, yaitu kawasan Pecinan. Bangunan-bangunan di kawasan itu awalnya dirancang dengan baik untuk menjadi kawasan yang layak huni. Namun saat ini, bangunan-bangunan itu sepi dari keriuhan pengunjung. (VOA) |
| Tradisi Menggabungkan Pendidikan Tinggi dan Olahraga di Amerika Serikat Jadi Sorotan Posted: 08 Feb 2020 01:57 PM PST WASHINGTON, LELEMUKU.COM - Bagi banyak orang yang belum terbiasa dengan kebudayaan Amerika, menggabungkan pendidikan tinggi dengan olahraga adalah konsep yang aneh.Menurut National Collegiate Athletic Association atau NCAA, di seluruh Amerika ada lebih dari 460 ribu mahasiswa atlet yang tergabung dalam organisasi itu.Namun menurut pakar pendidikan, Christopher Saffici, program olahraga di banyak perguruan tinggi dan universitas tidak konsisten dengan tujuan perguruan tinggi yang sebenarnya. Istilah 'student-athlete' berarti tugas mereka yang pertama adalah untuk belajar sebagai mahasiswa. Yang kedua barulah sebagai atlet kalau masih ada waktu senggang. Tapi, kata Saffici, kini pengertiannya justru terbalik, yaitu mereka pertama-tama adalah atlet, yang kebetulan menjadi mahasiswa. Kendati bertentangan dengan peraturan NCAA sendiri, banyak 'student-athlete' itu mendapat perlakuan istimewa dalam bidang akademis dan mendapat berbagai extra benefitsatau keuntungan tambahan sebagai atlet. Banyak mahasiswa yang direkrut dan disponsori menjadi atlit tidak sanggup memenuhi semua tugas dan kewajiban akademis sambil menyelesaikan persyaratan yang ditentukan oleh NCAA. Persyaratan yang ditentukan oleh NCAA untuk menjadi sponsor bisa membuat mahasiswa yang bersangkutan tidak punya cukup waktu untuk mengejar kegiatan akademis mereka. Program olahraga di banyak perguruan tinggi dan universitas seringkali tidak konsisten dengan misi akademis lembaga pendidikan itu sendiri. Fokus untuk mempertahankan program olahraga yang kuat dianggap lebih penting dari kualitas pencapaian akademis student-athlete yang mendapat bantuan dan dukungan NCAA. Bagi banyak mahasiswa seperti itu, ini berarti syarat-syarat akademis yang diperlukan untuk masuk universitas diturunkan. Kebanyakan mahasiswa seperti itu tidak punya waktu untuk belajar, karena harus bekerja keras dalam bidang olahraga.Menurut Christopher Saffici, "kita sudah mencapai titik dimana kita bisa menyebut mereka sebagai 'atlet mahasiswa', dan bukan lagi mahasiswa atlet." Program olahraga tadinya dimasukkan ke dalam kurikulum perguruan tinggi untuk "membina karakter, untuk hiburan dan sekaligus menciptakan semangat persatuan yang positif antara sekolah dan masyarakat." Para administratur perguruan tinggi juga berpendapat diikutkannya atletik dalam kurikulum sekolah bisa menyumbang dana bagi sekolah. Dana tersebut diperoleh dari iklan. Selain itu hal ini juga dapat membuat sekolah tersebut terkenal, yang pada gilirannya akan menambah jumlah siswa yang mendaftar, sekaligus mendapatkan dukungan keuangan dari para alumninya yang sukses. Sejak dimulainya program olahraga di perguruan tinggi pada akhir tahun 1800-an, para pendidik sudah melihat adanya masalah. Dalam pertandingan sepakbola Amerika yang pertama antara Universitas Rutgers dan Universitas Princeton, ada sejumlah pemain penting yang gagal dalam bidang Matematika. Masalah itu bertambah buruk sehingga dalam tahun 1980-an, 57 dari 106 perguruan tinggi yang punya tim olahragaterkena peringatan, sanksi ataupun dikenai hukuman percobaan karena melanggar peraturan NCAA. Ini berarti hampir 54 persen. Dalam tahun 1990-an, angka ini membaik sedikit, turun menjadi 50 persen. Namun banyak perguruan tinggi dan universitas lebih dikenal dari tim olahraga yang dibinanya, seperti American football, baseball ataupun basketball. Hasil sebuah studi menunjukkan bahwa perguruan tinggi dan universitas itu telah menjadi pemain penting dalam industrientertainmen komersial. Coba lihat beberapa nama tim olahraga yang dikaitkan dengan nama perguruan tinggi dan universitas, seperti Alabama-Huntsville Chargers, American University Eagles, Bloomsberg University Huskies dan Brown University Bears. Di California, ada California State University Hornets, di Sacramento ada Seawolves, dan UniversitasA&M di Florida punyatim basketball yang bernama Rattlers. Masih menurut Christopher Saffici, banyak atlet yang terdaftar di universitas bukan untuk belajar, tapi berharap bisa menggunakan pengalaman olahraga mereka untuk nantinya mendapat posisi dalam tim-tim olahraga profesional. Salah satu atlet basket terkenal seperti itu adalah Kobe Bryant yang meninggal bulan lalu dalam kecelakaan helikopter. Ia mulai bermain bola basket sejak di sekolah menengah dan direkrut oleh tim NBA sejak berumur 17 tahun. Ketika ia meninggal, kekayaan yang diperolehnya dari olahraga bolabasket, termasuk iklan barang-barang bermerk, dilaporkan mencapai AS$600 juta. (VOA) |
| Perempuan Afrika Selatan Tunda Usia Pernikahan Hingga Umur 32 Keatas Posted: 08 Feb 2020 12:57 PM PST PRETORIA, LELEMUKU.COM - Di seluruh dunia, para perempuan menunda pernikahan, termasuk di Afrika Selatan. Usia rata-rata pengantin perempuan di negara tersebut adalah 32 ke atas.Samina Anwary, seorang kreator konten online berusia 33 tahun, berencana menikah pada Desember. Namun ia terkejut mendengar reaksi orang-orang yang mendengar kabar itu. "Saya lulus kuliah dan punya pekerjaan, saya sudah memiliki semua itu. Tapi ketika saya memberitahu orang-orang bahwa saya hendak menikah, itu membuat mereka sangat senang," kata Samina Anwary. Bagi para profesional muda perempuan Afrika Selatan, seperti Lweendo Hamukoma yang berusia 32 tahun, pernikahan bukan prioritas utama. Namun orangtuanya telah menikah selama lebih dari tiga dekade. "Mereka menikah, menyelesaikan sekolah, punya anak. Itu kehidupan yang berhasil. Di sisi lain saya menjalani kehidupan yang sangat berbeda. Pergi ke sekolah, mencari jati diri, mencari pekerjaan yang bisa membiayai kehidupan. Lalu mulai mencari cara untuk memperbaiki diri. Pernikahan bukan yang paling penting," kata Lweendo Hamukoma. Situs yang membandingkan harga, Pricenomics, mempelajari data pernikahan global. Situs tersebut menemukan satu korelasi nyata, yaitu semakin tinggi pendapatan suatu negara, semakin tinggi usia rata-rata menikah. Adik Hamukoma, Chipo, seorang ekonom yang juga belum menikah, mengatakan dia melihat data serupa di Afrika Selatan. "Sebagai seorang ekonom, statistik bagi perempuan menikah adalah: apabila kesehatan menurun, upah menurun, stres naik, ketidakbahagiaan juga naik. Sementara perempuan lajang secara statistik lebih bahagia dan lebih sejahtera, sehingga tidak ada banyak kasus," kata Chipo Hamukoma. Anwary, yang berencana mempertahankan nama panjangnya usai menikah, mengatakan itulah yang dialami oleh banyak teman-teman seumurnya, yaitu pernikahan bukan lagi tujuan utama, melainkan kebahagiaan. (VOA) |
| Pimred LiputanPersada.com, Saldi Saleh Dipenjara Karna Kritik Samahudin Posted: 08 Feb 2020 09:57 AM PST
KENDARI, LELEMUKU.COM – Seorang wartawan di Kabupaten Buton Tengah, Provinsi Sulawesi Tenggara, Moh Sadli Saleh (33), dijebloskan ke penjara karena mengkritik pemerintah setempat melalui tulisan yang dimuat Liputanpersada.com. Sadli dilaporkan Bupati Buton Tengah, Samahudin, ke Polres Baubau dengan sangkaan pelanggaran UU ITE. Hingga kini Sadli telah tiga kali menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri Buton. Ironisnya, Bupati Buton Tengah Samahudin tak pernah menghadiri panggilan sidang dalam status sebagai saksi pelapor. Samahudin justru mengikuti acara Hari Pers Nasional di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Saat tulisan itu terbit, Sadli tercatat sebagai Pemimpin Redaksi Liputanpersada.com. Dengan nama perusahaan PT Global Media Nusantara. Perusahaan ini memiliki akta notaris Nomor : 20 tanggal 30 April 2005. Nomor AHU : C-01590 HT.01. Tahun 2016. TDP Nomor : 1011 1521 1277. NPWP : 02.480.9337.7-423.000. Perusahaan ini dipimpin oleh Wira Pradana yang kantornya beralamat di Jalan Musyawarah B 54 RT 005/RW 002 Kebun Jeruk Jakarta Barat. Istri Sadli Dipecat Kritik Sadli kepada pemerintah Buteng bukan hanya memenjarakan dirinya. Istri Sadli, Siti Marfuah (34), juga ikut merasakan imbasnya. Marfuah mengaku, setelah tulisan yang dipersoalkan itu terbit, ia pernah dipanggil oleh Sekretaris DPRD Buton Tengah. Ia diminta mengingatkan suaminya untuk berhenti memberitakan masalah simpang lima Labungkari. Sadli bergeming. Tanpa alasan yang jelas, pada September 2019, Marfuah dicoret sebagai penerima honor di Sekretariat DPRD Buton Tengah. Honor Rp 680 ribu berdasarkan SK Bupati Buton Tengah akhirnya disetop. Pengabdiannya sebagai tenaga honorer sejak 2015 berakhir. Kronologi Kasus Sadli bermula dari tulisannya pada media daring Liputanpersada.com dengan judul ABRACADABRA : SIMPANG LIMA LABUNGKARI DISULAP MENJADI SIMPANG EMPAT. Tulisannya terbit 10 Juli 2019. Setelah terbit, berita itu diunggah ke media sosial Facebook dan grup percakapan Whatsaap. Tulisan Sadli merambat sampai ke gawai Kepala Bagian Hukum Pemkab Buton Tengah, Akhmad Sabir, dan Kadis Kominfo Buteng, La Ota. Kedua pejabat ini segera menghadap Bupati dan melaporkan tulisan Sadli. Mendapat laporan dari dua anak buahnya Bupati marah bukan main. Ia memerintahkan keduanya untuk melaporkan kasus ini ke Mapolres Baubau, 27 Juli 2019. Laporan itu diterima Kasat Reskrim Polres Baubau AKP Ronald Arron Maramis. Undangan klarifikasi segera dilayangkan kepada Sadli pada 4 September 2019. Sadli diminta hadir pada Senin 9 September 2019. Setelah dua kali menjalani pemeriksaan, Sadli kemudian ditetapkan sebagai tersangka dengan berkas perkara Nomor : BP/94/XII/2019 Reskrim tertanggal 11 Desember 2019. Bersamaan dengan itu laptopnya disita sebagai alat bukti. Namun saat itu Sadli masih dizinkan pulang. Menurut istrinya, Siti Marfuah (34), ia hanya wajib lapor dan tahanan kota. Di saat menyandang tersangka, Sadli sempat mengikuti orientasi calon anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Baubau pada 15-16 Desember 2020 dan Sadli mendapatkan sertifikat yang ditandatangani pengurus PWI Sultra. Sehari setelah orientasi PWI, pada 17 Desember 2019, Sadli kemudian dipanggil jaksa dan ditahan di Rutan Baubau selama 20 hari sejak 17 Desember sampai 5 Januari 2020. Pada 20 Januari 2020, kasus Sadli mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Pasarwajo. Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum Kejakasaan Negeri Buton, Sadli didakwa melanggar pasal 45 A ayat 2 Jo pasal 28 ayat 2, pasal 45 ayat 3 jo pasal 27 ayat 3 UU nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pada sidang kedua, Kamis 30 Januari 2020, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pelapor dengan menghadirkan Kadis Kominfo ButonTengah La Ota dann Kabag Hukum Setda Buton Tengah Akhmad Sabir. Dalam keterangan mereka di hadapan majelis hakim, pelaporan terhadap Sadli atas perintah Bupati Buton Tengah. Majelis hakim memerintahkan JPU untuk menghadirkan Samahuddin selaku Bupati Buton Tengah. Pada sidang ketiga, Kamis 6 Februari 2020, kembali diagendakan sidang mendengarkan keterangan pelapor dalam hal ini Samahuddin. Namun, Bupati Buton Tengah itu kemabli mangkir. Ironisnya ikut merayakan Hari Pers Nasional (HPN) di Banjarmasin. MoU Dewan Pers-Mabes Polri Pelaporan terhadap Sadli oleh Bupati Buton Tengah bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Juga mengabaikan Nota Kesepahaman (MoU) antara Polri dan Dewan Pers. Dalam Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999. Pada BAB V Dewan Pers Pasal 15 ayat 2 poin d, Dewan Pers melaksanakan fungsi memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengadian masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers. Dengan artian, harusnya Bupati Buton Tengah melaporkan sengketa pers ini ke Dewan Pers sebagai pihak yang menilai karya jurnalistik Sadli. Hal ini juga dikuatkan dalam MoU antara Dewan Pers dan Mabes Polri. Pada BAB III bagian kedua tentang Koordinasi di Bidang Perlindungan Kemerdekaan Pers Pasal 4 poin 2, apabila Polri menerima pengaduan dugaan perselisihan atau sengketa termasuk surat pembaca, atau opini/kolom, antara wartawan/media dengan masyarakat, polisi mengarahkan yang berselisih atau pengadu melakukan langkah-langkah secara bertahap dan berjenjang mulai dari menggunakan hak jawab, hak koreksi, pengaduan ke Dewan Pers maupun proses perdata. Dalam kasus yang menimpa Sadli, tidak melewati tahapan yang dimaksud, dimana penggunaan hak jawab, hak koreksi, pengaduan ke pihak polisi maupun proses perdata, tidak dilakukan oleh pihak pelapor dalam hal ini Bupati Buton Tengah Samahuddin. Kemudian, pelaporan terhadap Sadli oleh Bupati Buton Tengah bertentangan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi nomor 31/PUU-XIII/2015 tahun 2015 tentang Yudisial Review pasal 319, yang intinya bahwa penghinaan terhadap pejabat negara dihapus, maka kedudukan pejabat negara setara dengan masyarakat, dimana pasal tentang penghinaan pejabat negara adalah delik aduan. Dengan demikian, apabila ada pejabat negara merasa dihina harus melaporkan sendiri secara pribadi atau dikuasakan kepada penasehat hukumnya, tentunya dengan biaya pribadi. Untuk itu, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari melalui Kordiv Advokasi, Zainal A. Ishaq La Ode Pandi Sartiman mendesak penegak hukum segera menghadirkan Bupati Buteng, Samahudin, ke pengadilan. "Bupati Buteng harus menghormati Undang undang Pers dan penegak hukum. Sebab dalam sengketa jurnalistik, penegak hukum menggunakan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers," ujar dia. AJI juga meminta menghapuskan pasal karet dalam UU ITE. Selain Polda Sultra harus mensosialisasikan MoU Dewan Pers dan Mabes Polri ke jajaran di bawahnya. Serta dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik, jurnalis wajib mematuhi ketentutan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan taat pada Kode Etik Jurnalis. "Istri Sadli, tidak ada kaitannya dengan tulisan Sadli sehingga tidak ada alasan untuk memecatnya sebagai tenaga honorer di sekretariat DPRD Buton Tengah," tutup Sartiman. (Albert Batlayeri) |
| Yayasan Perguruan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki Lahirkan 110 Cendekiawan Baru Posted: 08 Feb 2020 07:27 AM PST LAURAN, LELEMUKU.COM – Yayasan Perguruan Tinggi Rumpun Lelemuku Saumlaki (YPT-RLS) yang menaungi 3 sekolah tinggi, diantaranya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Saumlaki (STIESA), Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Saumlaki (STIAS) dan Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan Saumlaki (STKIPS) menggelar Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Dalam Rangka mewisudakan sebanyak 110 Sarjana dan Diploma III Tahun akademik 2019/2020 pada Sabtu (08/02/2020).Ketua YPT-RLS, Polikarpus Lalamafu S.Sos, MM mengatakan bahwa hari bersejarah itu adalah suatu kebanggaan dan sekaligus kegembiraan dimana Kampus Lelemuku telah berhasil menyumbangkan aset nasional yang mampu meneruskan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan yang telah dibekali dengan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan kepada masyarakat, bangsa dan negara melalui lulusan program Strata Satu (S1) sebanyak 106 orang dan Diploma III (D III) berjumlah 4 orang. "Ijinkan kami mengucapkan selamat berbahagia kepada seluruh wisudawan beserta keluarga. Sejak saat ini saudara memasuki era baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya dalam kehidupan bermasyarakat ataupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi," kata dia di gedung aula kampus tersebut. Lalamafu mengajak para wisudawan untuk menyatukan visi kedepan dalam mewujudkan kemajuan bangsa Indonesia, khususnya di Kepulauan Tanimbar melalui peningkatan mutu dan pengembangan kemampuan secara terus menerus serta selalu mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya di dalam menjalankan tugas dalam pekerjaan dan mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri tanpa harus mengemis untuk menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). ![]() "Ingat, bahwa hari ini adalah perjuangan kalian, jangan pernah menyia-nyiakan juga perjuangan dari orang tua kalian. Perjuangan dan pengorbanan orang tua harus dibalas dengan sebuah keberhasilan. Kepada orang tua atau keluarga wisudawan, saya selaku pimpinan YPT-RLS menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang telah bapak dan ibu berikan pada kami, sehingga mampu mengantarkan putra dan putri dari bapak dan ibu dapat menyelesaikan studi pada program S1 dan DIII saat ini," ajaknya. Lalamafu pun mengungkapkan jika saat ini pihaknya sedang bekerja keras mempersiapkan diri untuk meningkatkan status lembaga dari sekolah tinggi menjadi universitas yang namanya telah ditentukan oleh pendiri YPT-RLS, Alm. Drs. Alexander Jordan Luturyaly, M.Si dengan nama 'Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA)' demi menghasilkan lagi lulusan yang mampu bersaing dan berkompetensi dengan semua perguruan tinggi di daerah lain. "Dari perjuangan untuk meningkatkan status itulah, maka saat ini yayasan sementara berkonsentrasi pada pembangunan sumber daya manusia dan pembangunan fisik. Kami mohon dukungan dan doa dari semua pihak terhadap perjuangan ini," tutup ketua yayasan. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XII Maluku dan Maluku Utara, Dr. Muhammad Bugis, SE., M.Si menyatakan bahwa dirinya sangat bangga kepada 3 sekolah tinggi di yayasan itu yang telah menunjukkan akuntabilitasnya kepada segenap stakeholder, khususnya kepada masyarakat Maluku di Tanimbar, bangsa dan negara dengan mewisudakan sebanyak 110 lulusan tenaga terampil di bidangnya masing-masing."Ini adalah buah dan hasil kerja keras, kerja cerdas, kerjasama dan kerja tuntas dari STIESA, STIAS dan STKIPS yang sekaligus telah membuktikan kesungguhannya di dalam melaksanakan tugasnya dalam merealisasikan tridharma perguruan tinggi,yang meliputi dharma pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat," papar dia. Muhammad Bugis memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan studi pada program studi masing-masing dan berharap pengetahuan dan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh dapat berguna untuk bangsa dan negara serta masyarakat di Tanimbar serta meminta para wisudawan untuk tidak mencederai dunia pendidikan tinggi dengan melakukan hal-hal yang tidak berkenan dengan sistem pendidikan nasional. "Anda semua adalah orang-orang yang paling terdepan, kesuksesan untuk meraih derajat kesarjanaan anda tetapi yang telah diterima hari ini merupakan bagian kecil dari samudera ilmu pengetahuan yang maha luas, karenanya anda harus tetap belajar, menuntut ilmu, terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga anda layak menjadi tempat bertanya dimana bermanfaat dan bermartabat bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan maupun masyarakat," tambahnya. Kemudian mewakili Bupati Tanimbar, Petrus Fatlolon, SH., MH, Asisten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Kemasyarakatan, Drs. Deutero A. T. Sabono, M.Si menuturkan bahwa para wisudawan yang telah menyelesaikan studi tersebut adalah bagian dari perwujudan masyarakat cerdas sebagaimana visi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan masyarakat Tanimbar yang cerdas, sehat, berwibawa dan mandiri. Menurutnya Pemerintah Daerah (Pemda) akan selalu mengapresiasi dan memberikan dukungan penuh bagi pengembangan dunia pendidikan di daerah dengan 10 kecamatan itu."Hari ini kita semua sebagai saksi akan kebahagiaan dari para wisudawan di tiga sekolah tinggi dimana telah resmi menyandang gelar kesarjanaannya. Momen ini bukan menjadi akhir dari tugas dan belajar. Gelar yang diterima harus dijadikan sebagai modal untuk lebih kerja keras menjadi kreatif dan bersikap sesuai dengan predikat yang disandang," tuturnya. Rapat senat terbuka yang telah mewisudakan sebanyak 36 orang dari STIESA, 39 wisudawan STIAS dan 37 wisudawan STKIPS itu pun berjalan lancar dan dihadiri oleh Dinas terkait, perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanimbar, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan serta para orang tua dari wisudawan. (Laura Sobuber) |
| Mohammad Iqbal Hadiri Puncak Peringatan HPN 2020 Posted: 08 Feb 2020 07:27 AM PST
BANJARBARU, LELEMUKU.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. diwakili Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. menghadiri puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020, yang digelar di Kawasan Perkantoran Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Sabtu, (8/2/2020). Acara yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo ini dihadiri juga Ketua MPR RI, Ketua DPR RI, Menko Polhukam RI, Menteri LHK RI, Menteri PUPR RI, Kepala Staf Presiden RI, Dirut Perum Bulog, Pejabat Tinggi Negara RI, Dubes Negara Sahabat, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel, Pangdam VI Mulawarman, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si., Danrem 101 Antasari, Tokoh Agama dan Tokoh Adat, Insan Pers, serta para Tamu Undangan lainnya.
"Jadilah media yang bisa mencerdaskan anak bangsa dan berupaya menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat," harap Kadiv Humas Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. yang dalam kesempatan ini didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. mengatakan sepanjang karirnya, ia merasa sangat dibantu dengan hadirnya media di sekelilingnya. "Kami sadar, media sangat berpengaruh pada persepsi publik. Karena dari media, Kepolisian bisa menyampaikan konten positif pencapaian Polri dan memberikan imbauan kepada masyarakat melalui media dalam situasi dan kondisi tertentu," katanya.
Dalam kesempatan itu tak lupa Kadiv Humas Polri meminta kerjasama dengan media khususnya di tahun-tahun menjelang pesta demokrasi Pemilu serentak tahun 2020. "Satu hal yang perlu saya katakan bahwa saat ini lah teman-teman media harus menunjukkan jiwa jurnalismenya, untuk menyampaikan berita kesejukkan di tengah masyarakat, cooling system di tengah masyarakat. Membantu kepolisian, membantu TNI untuk menyampaikan pesan sejuk di tengah pesta demokrasi," kata Jenderal bintang dua ini. (HumasPolri) |
| Jokowi Akui Sering Gugup Hadapi Wartawan Posted: 08 Feb 2020 06:27 AM PST
JAKARTA, LELEMUKU.COM – PresidenIndonesia Ir. H. Joko Widodo mengaku jika dirinya sering gugup dan gagap saat hadapi wartawan yang ingin melakukan doorstop interview pada dirinya. Hal itu ia ungkapkan saat menyambut puncak Hari Pers Nasional 2020 pada Minggu, 9 Januari yang digelar di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu 8 Januari 2020. Jokowi menyebutkan jika Insan pers adalah temannya sehari-harinya. Kemudian orang nomor satu di Indonesia itu pun menuturkan bahwa wartawan lebih setia daripada para menteri, karena kemana pun ia pergi yang selalu ikut bersamanya adalah para wartawan. "Menteri kadang-kadang tidak ikut, tetapi wartawan pasti ikut. Hubungan saya dengan pers ini jadinya bukan benci tapi rindu, tetapi selalu di hati dan selalu rindu hehe," tambahnya. (Laura Sobuber) |
| Widya Murad Ismail Ingin Kunjungi Daerah Locus Stunting di Kilmuri, Seram Posted: 07 Feb 2020 03:57 PM PST
AMBON, LELEMUKU.COM – Duta Parenting (Perangi Stunting) Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail, pekan depan berencana akan ke Kilmuri, salah satu locus stunting di Pulau Seram, Kabupaten Seram Bagian Timur. Keinginannya ke Kilmuri, mendapat perhatian sang suami, Gubernur Maluku Murad Ismail, yang akhirnya juga ingin datang ke Kilmuri. Pilihan Widya ke Kilmuri, cukup menyibukkan aparat pemerintah provinsi dan kabupaten. Selalu saja ada alasan, agar dirinya tidak pergi kesana, dan menggantikan locus stunting yang harus dikunjunginya di kabupaten itu. Dari sulitnya akses ke Kilmuri, sampai dengan cuaca laut yang lagi tidak bersahabat, menjadi tantangan yang harus dia hadapi. Satu-satunya cara untuk bisa menginjakkan kaki di Kilmuri hanyalah dengan menumpangi perahu atau kapal laut. Sama sekali tidak ada ruas jalan raya di kecamatan itu, termasuk pula pelabuhan laut. Widya juga disuguhi data bahwa Kilmuri tidak termasuk daerah yang dirujuk sebagai locus stunting. Lokasi lain yang ditawarkan ke Widya sebagai locus stunting, malah jauh lebih mudah dijangkau dari ibukota kabupaten. Terakhir, tim survey yang dikirim pemda provinsi untuk memastikan jalur dan kondisi lapangan, dilaporkan tidak sampai ke Kilmuri. Mereka hanya sampai di Desa Kufar, dan berakhir di pelabuhan Air Kasar, Kecamatan Tutuktolu. Tidak ada pengemudi speedboat di sana yang mau mengantarkan mereka ke Kilmuri. "Semakin saya diberi masukan untuk tidak kesana, semakin saya ingin sekali sampai ke Kilmuri dan melihat kondisi masyarakat di sana," kata Widya mantap. Ia penasaran, kenapa daerah yang begitu terisolasi di SBT itu dilaporkan tidak ada kasus stunting dan gizi buruk. Sementara daerah-daerah yang mudah aksesnya ke ibukota Kabupaten di Bula, justru temuan kasus stunting dan gizi buruknya sangat tinggi. Sejumlah anak pun dilaporkan meninggal dunia karena terpapar gizi buruk. "Di Kilmuri nanti, saya ingin langsung on the spot datangi rumah anak-anak yang kena stunting, maupun rumah ibu-ibu hamil dan menyusui, untuk melihat secara langsung pola hidup mereka, termasuk makan mereka," katanya. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, prevalensi stunting di Maluku mencapai angka 34 persen. Kondisi ini menjadikan Maluku termasuk daerah rawan dengan tingkat stunting yang tinggi, setelah Nusa Tenggara Timur. SBT termasuk daerah dengan kasus stunting dan gizi buruk yang tinggi di Maluku. Tingginya angka kemiskinan merupakan akar permasalahan kesehatan dan gizi di Maluku. Tempat tinggal yang tidak sehat, masalah perilaku, kesadaran dan inisiatif hidup sehat yang rendah, akses terhadap pelayanan kesehatan juga rendah, semakin memperburuk kualitas kesehatan masyarakat. Sejak menjalankan kewajibannya sebagai Duta Parenting, Widya lebih memilih turun langsung ke locus stunting. Ia ingin menjumpai anak-anak stunting, serta ibu-ibu hamil dan menyusui. Selain membawa bantuan, dia ingin langsung mengajak mereka untuk hidup sehat dan memperhatikan gizi seimbang dengan memanfaatkan potensi protein yang bisa diperoleh di sekitar mereka. Sejak 2019, pilihannya selalu memilih daerah terjauh, terpencil, dan jarang terjamah. Di Seram Bagian Barat dia pergi ke Desa Kawah, di Kepulauan Aru dia harus menyeberangi lautan untuk bisa sampai ke Desa Wakua. Terakhir di Maluku Tengah, dia kunjungi Desa Mosso dan Desa Piliana di inklave Taman Nasional Manusela. Pihak Dinkes dan OPD teknis yang mendampinginya kerap kesulitan, karena istri orang nomor satu di Maluku itu selalu bersemangat, bila membahas dimana lagi lokasi yang akan dia datangi. Pilihannya selalu daerah yang jauh dan terpencil. Untuk tahun 2020, Widya berencana turun ke SBT, Maluku Tenggara, dan Maluku Barat Daya. Programnya untuk melihat langsung anak-anak stunting di SBT, akhirnya disepakati di Desa Kufar di Kecamatan Tutuktolu, dan Desa Kilbon di Kecamatan Kilmuri. Kunjungan ke SBT rencananya pada 11 Februari 2020, menumpangi pesawat terbang menuju bandara Kufar. Dari bandara, tim langsung berkunjung ke Desa Kufar, salah satu locus stunting yang tinggi di SBT. Temuan kasus stunting di desa ini sebanyak 52 anak mengidap stunting. Dari Kufar, perjalanan dilanjutkan sekitar dua jam menuju Bula. Jadwalnya sebelum bermalam, Widya akan menghadiri dan membuka sejumlah kegiatan di ibukota kabupaten tersebut. Perjalanan hari kedua pada 12 Februari 2020, paginya rombongan menuju Pelabuhan Laut di Desa Air Kasar, Tutuktolu, dimana KM Siwalima milik Pemda Maluku akan menunggu di sana. Perjalanan dilanjutkan dengan kapal laut sekira empat jam menuju Kilbon. Salah satu desa di Kilmuri ini dipilih karena laporan pemda setempat, ada satu kasus stunting di desa itu. Dari 14 desa yang ada di Kecamatan Kilmuri, sesuai data pemda hanya ada kasus stunting di Kilbon dan Selor. "Semoga perjalanan ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, karena semua OPD dilibatkan untuk turun langsung membawa program mereka masing-masing," ungkap Widya. Hadirnya sang suami, sebagai Gubernur Maluku, ternyata membawa misi tersendiri. Mantan Komandan Korps Brimob Polri itu bertekad membuka akses jalan raya di Kilmuri, salah satu problem yang menjadikan Kilmuri selama ini sangat terisolasi. "Salah satu agenda Pak Gubernur adalah melihat langsung kondisi Kilmuri, dan memastikan masyarakat tidak lagi kesulitan karena tidak adanya infrastruktur dasar yang dibutuhkan seperti jalan raya dan sebagainya," kata Plt. Kepala Bappeda Provinsi Maluku, Djalaludin Salampessy. Selain seluruh OPD di lingkup Pemda Maluku dilibatkan dalam kunjungan ini, lanjut Djalaludin, sejumlah UPT Kementerian PUPR seperti Balai Jalan dan Jembatan, serta Balai Ciptakarya yang ada di Maluku, juga akan diikut-sertakan. "Pak Gubernur benar-benar serius ingin membuka keterisolasian Kilmuri melalui Jalan Trans Seram. Tinggal ruas jalan Werinama-Air Nanang saja, maka konektivitas lingkar Pulau Seram akan terhubung seluruhnya. Ruas jalan yang belum dibangun ini yang berada di daerah Kilmuri. Itulah sebabnya kenapa Kilmuri masih terisolasi, karena satu-satunya moda transportasi mereka hanyalah lewat laut. Itu pun kalau tidak musim ombak," jelasnya. Kilmuri adalah potret buram ketimpangan pembangunan. Pemekaran wilayah SBT menjadi kabupaten sendiri, pasca lepas dari Maluku Tengah tahun 2003, semestinya sudah dapat memangkas jurang disparitas dan membuka sekat-sekat keterisolasian di daerah itu. Masyarakat Kilmuri sampai saat ini masih terperangkap dalam lanskap rimba di ujung timur Pulau Seram. Di depannya (selatan), dikurung oleh Laut Banda yang pada musim tertentu tidak bersahabat untuk dilayari. Mereka terisolir dari akses transportasi (jalan raya), tidak punya pelabuhan laut, tertutup dari jaringan telekomunikasi, dan belum ada jaringan listrik PLN yang masuk menerangi desa-desa dan dusun di Kilmuri dari kegelapan. Sejumlah pemuda dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan #SaveKilmuri lantas menggalang dukungan dan menuntut keadilan dari pemerintah. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72 tanggal 17 Agustus 2017, mereka mengembalikan bendera Merah-Putih kepada pemerintah setempat, karena merasa Negara tidak hadir di Kilmuri. Gerakan #SaveKilmuri pun turun jalan menggelar aksi demonstrasi, mulai dari Kantor Bupati, Kantor DPRD kabupaten dan provinsi, sampai berdemonstrasi di depan Kantor Gubernur di Ambon. Gerakan ini semakin populer dan viral karena mereka memanfaatkan media sosial untuk kampanye aksi mereka. Tahun 2017 pula, gubernur pada periode itu akhirnya berkunjung ke Kilmuri. Di hadapan masyarakat, dia berjanji akan membangun Kilmuri dan membuka keterisolasian di sana. Pembangunan akan dimulai tahun 2018. Sayangnya, janji itu tidak pernah ia tunai. "Kami berharap sekali kunjungan Ibu Widya dan Pak Gubernur ke Kilmuri nanti bisa menjawab harapan masyarakat. Sudah lama masyarakat Kilmuri terisolasi dan berharap perhatian," kata Usman Bugis, salah satu inisiator #SaveKilmuri. Widya, sosok dari istri orang nomor satu di Maluku ini, setidaknya telah memberi banyak inspirasi. Kehadirannya telah menjawab harapan banyak orang. Di balik rutinitasnya sebagai istri Gubernur dan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku, bahkan sebagai ibu rumah tangga yang masih mengurusi tiga anaknya, dia memilih jalan pengabdian yang sedikit berbeda dari kebanyakan istri pejabat. Ia terasa bahagia menyibukkan diri dengan turun langsung ke desa-desa locus stunting di daerah pulau-pulau dan terpencil, untuk menyentuh dan mengajak langsung masyarakat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sikap rendah hati, peduli terhadap sesama yang tinggi, menjadi panggilan jiwanya untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat. Paling tidak, kehadiran Widya di daerah-daerah yang jarang tersentuh itu adalah bukti pedulinya dia sebagai ibunya orang Maluku. Widya kini menjadi energi positif bagi banyak orang untuk berbuat kebaikan. (HumasMaluku) |
| Murad Ismail Harap OJK Bersinergi dengan Pemprov Maluku Dalam Wujudkan Stabilitas Ekonomi Posted: 07 Feb 2020 03:57 PM PST
AMBON, LELEMUKU.COM – Gubernur Maluku Murad Ismail berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dalam memberikan kintribusi pada pencapaian kinerja perekonomian serta mewujudkan stabilitas pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Perekonomian Maluku, kata gubenur, masih harus terus dibenahi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku tahun 2019 tumbuh sebesar 5,57 persen. "Kondisi ini sedikit lebih tinggi dari pertumbuhsn ekonomi nasional yang tercatat 5,02 persen," ungkap gubernur pada acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, di Ballroom Hotel Santika, Jumat (7/2/2020) .
Sementara untuk inflasi, lanjutnya, tahun 2019 tercatat sebesar 2.08 persen, angka kemiskinan 17,65 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di angka 68.19 persen dengan tingkat ketimpangan pendapatan daerah berada pada angka 0,324. Indikator-indikator traebut, sebut mantan Komandan Korps Brimob Polri ini, meskipun mengalami perkembangan positif dari tahun sebelumnya, namun pencapaian tersebut belum cukup kuat untuk mendorong percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Maluku. "Kami berharap program kerja OJK Maluku lebih dapat bersinergi dengan Pemprov Maluku dan Bank Indonesia maupun lembaga keuangan lainnya dalam memberikan kontribusi pada pencapaian kinerja perekonomian," harap gubernur.
Gubernur juga berharap, OJK dapat terus membantu masyarakat dalam memahami informasi keuangan, yakni meningkatkan pengetahuan keyakinan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan keuangan mereka dengan baik. "Sebab ada informasi bahwa sebagian masyarakat kita sering keliru dalam menentukan pilihan investasi sehingga mereka dirugikan. Begitu pula perlindungan konsumen harus masuk dalam skala prioritas bagi OJK di maluku," imbaunya. Berkaitan dengan alih tugas ini kata gubernur, merupakan perpindahan jabatan untuk pelaksanaan proses regenerasi dan kaderisasi sebagaimana tuntutan kebutuhan internal OJK. "Proses ini adalah murni sebuah mekanisme berorganisasi dalam rangka mewujudkan visi misi OJK itu sendiri," jelas gubernur. Menurutnya, kebijakan melakukan mutasi pada tingkat manapun pasti telah di dahului dengan tahapan penilaian dan pertimbangan objektif baik dari sisi kompetensi, kapasitas dan kualitas sumber daya manusia. "Kalau menurut Saya, jabatan adalah amanah sekaligus bencana buat saya dan keluarga, apabila saya tidak bisa jujur dan saya tidak bisa adil dalam melaksanakan amanah tersebut, sehingga jika harus diamini bahwa jabatan yang diperoleh semua terjadi karena amanah dan seijin dari Allah SWT," paparnya.
Untuk itu, gubernur menyampaikan terimakasih kepada pimpinan OJK sebelumnya, Bambang Hermanto dan selamat datang kepada pinpinan OJK yang baru, Rony Nazra. "Selamat datang dan selamat bekerja, selamat bertugas, kerjasama dan saling berkoordinasi sangat dibutuhkan Pemda untuk kemajuan dearah ini, " tandas gubernur. Turut hadir dalam acara pelantikan dan serah terima jabatan pimpinan OJK Provinsi Maluku, Heru Kristiyana, SH,MM, Anggota Dewan Komisioner Bidang Pengawasan Perbankan, perwakilan Forkopimda Maluku, pimpinan perbankan dan pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (HumasMaluku) |
| You are subscribed to email updates from #Lelemuku | Berita Lelemuku - Berita Terbaru dan Terkini. To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google, 1600 Amphitheatre Parkway, Mountain View, CA 94043, United States | |
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Lelemuku.com di Grup Telegram Lelemuku.com. Klik link https://t.me/lelemukucom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.
Lelemuku.com - Cerdaskan Anak Negeri










Mewakili Kapolri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. mengucapkan selamat Haari Pers Nasional (HPN) tahun 2020 dan berharap agar Pers terus menerus memerangi penyebaran atau berita Hoax yang marak terjadi di tanah air.






